Ini Lho Perbedaan Lead Keras dan Lead yang Lunak

LEAD yang keras meringkas fakta-fakta utama sebuah berita (cerita) — kelima W dan satu H, sedangkan lead yang lunak mungkin menyebutkan lokasi atau memperkenalkan seorang tokohnya.

Cara lain untuk melihat perbedaan antara kedua jenis itu adalah dengan menganggap lead keras sebagai jawaban atas pertanyaan : Apa beritanya?, dan lead yang lunak menjawab pertanyaan : Bagaimana kisahnya?

Dan, masing-masing jenis lead itu dapat dipakai dalam sebuah berita keras (straight news). Misalnya, berita tentang pemilihan seorang perdana menteri baru, dapat ditulis dengan satu atau beberapa cara.

Lead yang keras mungkin akan berbunyi seperti ini :

Mantan pemimpin pemberontak Joshua Smith terpilih sebagai perdana menteri malam ini, memenangkan lebih dari 80 persen suara dalam pemilihan demokratis pertama di negeri ini sejak 1993.

Lead yang lunak akan menggunakan pendekatan yang berbeda :

Dibesarkan di Youngstown, John Smith ketika anak-anak punya banyak mimpi besar. Ketika ia mengatakan kepada guru tata bahasa bahasa suatu hari ia akan menjadi perdana menteri, gurunya tertawa. Kini, tak seorang pun tertawa. Smith memenangkan pemilihan kemarin dengan lebih dari 80 persen suara, menjadi pemimpin pertama yang dipilih secara demokratis sejak 1993 di negara itu.

Lead lunak lain yang mungkin dapat ditulis adalah :

Sekarang, tak ada lagi yang tertawa. Joshua Smith memenangkan pemilihan kemarin dengan lebih dari 80 persen suara. Mantan pemberontak ini menjadi pemimpin pertama yang dipilih secara demokratis sejak 1993 di negara itu. Dibesarkan di Youngstown, waktu anak-anak, ia pernah mengatakan ingin menjadi perdana menteri, tapi guru tata bahasanya menertawakannya.

Dari contoh lead keras dan lunak di atas, kamu dapat melihat, lead keras cenderung lebih pendek daripada lead lunak. Sering hanya terdiri atas satu kalimat. Sedangkan lead lunak lebih panjang. Setiap kalimat dalam lead ini mendukung poin utama cerita itu.

Nah, kalau kamu ingin memilih jenis lead, pertimbangkan makna dan kecocokan waktu bagi ceritamu itu. Kalau majalah sekolah, lebih cenderung menggunakan lead lunak.

Jenis lead lunak yang paling umum adalah lead beranekdot, mirip dengan yang dipakai dalam contoh berita Joshua Smith itu. Menurut definisi, anekdot adalah sebuah kisah pendek, dan ketika dipakai sebagai lead, anekdot melukiskan atau meramalkan sebuah berita yang lebih besar.

Sebuah berita tentang tren sesuatu mungkin dimulai dengan beberapa anekdot atau contoh terkait. Dalam kasus yang jarang, kutipan atau pertanyaan bisa menjadi cara paling baik untuk memulai berita.

Semua jenis lead ini juga dapat disebut sebagai lead ‘yang dilambatkan’ karena pembaca harus menunggu sampai beberapa kalimat untuk menemukan tentang apa sebenarnya cerita itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *