Ini Cara Modifikasi Kemasan Berita dari Format Piramida Terbalik

SETIDAKNYA, ada dua bentuk modifikasi piramida terbalik : struktur jam pasir dan berlian. Dalam model jam pasir, dimulai dengan hal informasi yang paling penting, tapi setelah beberapa paragraf, terjadi pembelokan dan menjadi sebuah narasi.

Biasanya diceritakan dalam susunan kronologis (urutan kejadian berdasarkan waktu terjadinya). Untuk contoh peristiwa badai dahsyat misalnya, kamu bisa mulai dengan lead keras, diikuti beberapa paragraf pendukung, dan kemudian menceritakan kisah tentang badai itu sebagaimana disaksikan oleh seorang korban selamat.

Memang, bentuk cerita seperti ini memerlukan transisi yang jelas antara bagian pembuka dan bagian narasi. Deskripsinya mungkin seperti ini : “Nelayan bernama Pak Karto berada di rumahnya ketika angin berembus keras..” sebagai awal dari setengah bagian bawah jam pasir itu.

Pada bagian penutup mungkin akan menggemakan bagian awal cerita itu lagi. Struktur jam pasir yang menggunakan kronologis, penutup adalah apa yang terjadi paling akhir. Kalau sebuah cerita mengusung sebuah masalah, maka penutupnya mungkin menawarkan sebuah solusi.

Namun, bisa jadi, penutup di struktur jam pasir, merujuk ke masa depan, kepada apa yang mungkin terjadi selanjutnya. Kadangkala, ceritanya ditutup dengan kutipan atau ucapan dari orang/tokoh yang kuat. Tapi, cara yang ini, jarang sekali dibenarkan.

Sedangkan, untuk struktur bernama berlian, kamu bisa mulai dengan sebuah anekdot, memperkenalkan seorang tokoh yang pengalamannya menggambarkan ihwal cerita itu.

Kisah kecil ini kemudian akan melebar untuk menunjukkan maknanya yang lebih luas. Menjelang akhir cerita, kamu akan kembali ke masing-masing tokoh dalam cerita itu, sebagai cara untuk menutup narasi.

Kamu yang menggunakan struktur berlian dapat memakai peranti yang disebut sebagai ‘paragraf ini’ (nut paragraph) untuk menjelaskan mengapa cerita itu penting. Kata ‘nut’ merujuk pada inti cerita itu yang keras.

Jack Hart, salah satu redaktur surat kabar Oregonian di Portland mengatakan, paragraf yang demikian itu ‘dapat menjawab setiap pertanyaan yang muncul pada lead, menjelaskan mengapa cerita itu penting, dan menempatkan cerita itu dalam konteks yang bermakna.’

Struktur berlian seringkali dipakai dalam berita televisi dan laporan surat kabar. Misalnya, jurnalis mungkin memulai berita tentang sebuah pengobatan baru untuk pasien AIDS, dengan mengisahkan pasien yang memerlukan pengobatan itu.

Kemudian menerangkan tentang obat eksperimennya serta bagaimana obat itu bekerja, dan menutup dengan mencatat bahwa para dokter memberi waktu yang terbatas untuk tetap hidup kepada pasien yang dijumpai sebelumnya jika pengobatan baru itu tidak efektif.

Tentukan Anglenya Barulah Kamu Menuliskannya
Berita itu bahasa Inggrisnya NEWS, yang kalau dipisah sedikit ‘NEW’ dan ‘S’. Artinya, selalu ada yang baru. Di mana saya dapat menemukan berita? Di NEWS = north, east, west, south. Berita ada semua penjuru mata angit, di mana-mana.

Apa indikatornya, sehingga dapat dikategorikan berita? Karena ada yang disebut News Value, sebuah ukuran layak tidaknya sebuah informasi bernilai baru (berita).

Beberapa ukuran itu antara lain kedekatan emosional/geografi (proximity), ketenaran/publik figur (prominence), aktualitas (timeliness),dampak (impact), luar biasa daya tariknya (magnitude), konflik (conflict), yang aneh-aneh (oddity).

Lantas bagaimana cara pandang menuliskan berita? Pertama, ada pemahaman datangnya sebuah berita, yakni berita yang tidak direncakan (jatuh dari langit) dan berita yang direncanakan. Kedua, pemahaman fokus penulisan, yakni what a news dan behind the news.

Tapi apapun itu, biasanya yang selalu dipertanyakan ketika memulai menulis adalah : apa yang menarik dari informasi yang diperoleh, apa ada yang baru. Kalau ada, mulailah menulis dari sudut pandang (angle) itu. Sudut pandang yang menarik atau sudut pandang yang baru itu.

Kalau sudah menemukan sudut pandang (angle), maka sebenarnya tinggal menulis saja. Tapi, pertanyaan yang sering terdengar adalah : saya harus menulis dari mana ya, kalimat pertamanya bagaimana ya……Hayo ngaku, bener nggak.

Latihan Menuliskan Sebuah Peristiwa dengan Format Piramida Terbalik
INILAH data dari Lapangan diperoleh sebuah peristiwia. Waktu kejadian : Jumat, 29 April 2016, pukul 11.00 WIB. Usahakan dalam minimal 4 (empat) paragraf. Mulailah dari lead atau intro kalimat yang menarik untuk paragraf pertama paling atas.

Kata Saksi :
Fadil Zonk (Nasabah) : Saya tidak sempat melihat apa yang terjadi, kepala saya dipukul dengan senjata sampai pelurunya berhamburan.

Taufik Sanusi (Satpam) : Tiba-tiba perampok menempelkan senjatanya ke kepala saya, agar saya angkat tangat. Saya lalu dibekuk, kakinya perampok itu menekan punggung saya, sehingga saya terduduk di lantai.

Siti Sarumpret (Teller) : Perampok itu menodongkan senjata, tangan saya lalu diikat, menghadap ke tembok, dan tak tahu apa-apa lagi.

Keterangan dari Polisi

  • Perampok naik Isuzu Panther warna hitam. Tiga laki-laki berpostur besar lalu masuk Bank Mandiri Cabang Widya Mandala, Surabaya. Sopir menunggu dimobil.
  • Tiga laki-laki itu, satu di antaranya mengenakan wig.
  • Tiba-tiba satu orang sudah menodongkan senjata jenis FN ke satpam kepala dan memborgolnya.
  • Dua perampok lain meminta 5 nasabah dan 4 karyawan bank tiarap. Mereka diikat mulutnya dan mata dilakban.
  • Seorang perampok minta ditunjukkan brankas tapi karyawan bank diam saja.
  • Mereka mencari sendiri dan menemukan brankas kosong.
  • Perampok membongkar laci berisi uang Rp 1,06 miliar yang kemudian dimasukkan tas yang kebetulan ada di bawah laci.
  • Tiga nasabah datang saat perampokan terjadi.
  • Mereka ikut disergap, seorang dipukul bagian belakang kepala dengan senjataapi hingga peluru berhamburan.
  • Ketiganya diikat jadi satu.
  • Perampok juga mengambil seluruh HP yang dipegang nasabah, satpam dan karyawan bank.
  • Perampok lantas kabur ke arah Jl Polisi Istimewa.
  • Dua nasabah, Fadil Zonk dan Anhok berhasil melepas ikatan dan menolong yang lain. Keduanya berteriak ada perampokan. Warga dan polisi datang ke lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *