Berita itu Harus Mengangkat dan Fokus Tema Tertentu

JURNALISME adalah bercerita dengan suatu tujuan. Dalam cerita atau berita itu, biasanya ada pesan tersirat dari penulisnya kepada orang yang membacanya. Ada tema yang diangkat dari suatu peristiwa tertentu.

Dalam berita, ada karakteristik yang dikenal sebagai nilai berita (news value). Nilai berita ini menjadi ukuran yang berguna, atau biasa diterapkan, untuk menentukan layak berita (newsworthy).

Seperti telah ditulis di bagian pertama, peristiwa-peristiwa yang mengandung ketepatan waktu, dampak, kedekatan, konflik/kontroversi, dan tokoh penting, termasuk yang punya nilai berita. Nah, ada tambahan lagi, yaitu :

*Topik Pembicaraan
Apakah orang-orang di sini membicarakan hal itu? Sebuah rapat pemerintah tentang keamanan bus mungkin tidak menarik perhatian, kecuali jika rapat itu berlangsung segera setelah terjadi kecelakaan bus yang mengerikan.

Sebuah insiden dalam pertandingan sepak bola mungkin muncul sebagai berita selama beberapa hari, karena pertandingan itu memang sedang menjadi topik pembicaraan orang di kota.

*Keganjilan
Apakah kejadin itu tidak lazim? Orang bilang “jika ada anjing menggigit orang, itu bukan berita, tapi jika ada orang menggigit anjing, itu baru berita.’ Inilah hal-hal yang luar biasa dan tidak terduga, sehingga menggugah rasa penasaran kita.

Menggarisbawahi pelajaran mengenai nilai berita ini, apa saja yang bisa menjadi berita juga bergantung pada audiens yang dituju. Bukan hanya di mana mereka tinggal tapi juga siapa mereka.

Kelompok-kelompok yang berbeda punya gaya hidup dan keprihatinan yang berbeda pula, sehingga mereka akan tertarik pada jenis-jenis berita yang berbeda.

Acara siaran radio yang ditujukan kepada pendegar muda mungkin berisi pula berita tentang musik atau mobil olahraga yang tidak akan ditampilkan dalam surat kabar bisnis, dengan sasaran pembaca yang lebih tua dan mapan.

Majalah mingguan yang meliput berita kedokteran, akan melaporkan uji coba sebuah obat karena para dokter yang membaca mingguan itu dianggap akan tertarik.

Selain obat yang diyakini dapat menyembuhkan penyakit, yang sudah diangga sangat dikenal, kebanyakan pembaca surat kabar lokal, akan mengabaikan berita itu. Inilah celah pertimbangan yang ditempuh oleh majalah mingguan kedokteran itu.

Organisasi berita (pers) memandang pekerjaan mereka sebagai pelayanan publik, maka berita disajikan sebagai informasi yang diketahui warga untuk memandu aktivitas kehidupan sehari-hari dan agar bisa menjadi warga yang produktif, dalam masyarakat demokratis.

Kebanyakan organisasi berita juga merupakan bisnis yang harus mendapatkan laba (keuntungan) supaya tetap hidup, maka beritanya juga mencakup hal-hal yang akan menarik minta khalayak, berita-berita yang ingin diketahui karena memang menarik.

Kedua ciri ini tidak harus bertentangan. Beberapa berita terbaik yang terjadi sehari-hari, kenyataannya adalah : PENTING dan MENARIK. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *