Hard News itu Informasi yang Harus Cepat Tayang

BERITA keras adalah berita hari ini. Itulah yang kamu lihat di halaman depan surat kabar atau di bagian atas sebuah situs berita, dan kamu dengar pertama kali dalam sebuah siaran berita.

Misalnya, perang, politik, bisnis, dan kejahatan, sering menjadi topik berita keras. Sebuah pemogokan yang diumumkan hari ini oleh para sopir angkot yang menyebabkan ribuan penumpang telantar, adalah sebuah berita keras.

Kenapa bisa disebut berita keras? Karena, waktu kejadiannya tepat, kontroversial (ada konflik), dan membawa dampak luas sampai ke dekat rumah. Warga perlu mendapatkan informasi ini karena hal itu mengganggu aktivitas keseharian mereka.

Sebaliknya, sebuah berita tentang atlet yang dibesarkan di panti asuhan akan cocok sebagai berita lunak. Ini adalah kisah kemanusiaan yang melibatkan tokoh penting (orang terkenal), dan merupakan kisah tak lazim.

Tidak ada keharusan untuk menerbitkan berita lunak secepat mungkin, seperti halnya berita keras. Tak ada alasan mendesak untuk menyiarkan berita lunak pada hari tertentu, karena berita ini bersifat tidak basi. Berita seperti ini juga biasa disebut feature.

Topik bukanlah satu-satunya hal yang membedakan antara berita keras dan lunak (feature). Dalam kebanyakan hal, berita keras dan lunak, ditulis secara berbeda. Berita keras ditulis agar pembaca mendapatkan informasi terpenting sesegera (secepat) mungkin.

Berita keras lebih padat informasi fakta, yang disusun berdasarkan urutan dari yang paling penting. Pada awal tulisan berisikan inti sari (kesimpulan) dari kejadian.

Sebaliknya, berita lunak (feature) tadi, bisa diawali dengan sebuah anekdot atau contoh yang dirancang, terutama untuk menarik minat pembaca, sehingga kisahnya mungkin lebih panjang untuk sampai ke topik utamanya.

Saat ini, beberapa berita mencampuradukan kedua pendekatan ini. Kadang sudah sulit dibedakan, apakah ini berita keras atau berita lunak. Berita yang tidak begitu peka waktu tapi yang terfokus pada isu-isu penting, sering disebut ‘feature berita’.

Kisah perjuangan warga untuk mengatasi AIDS, misalnya, adalah sebuah feature berita. Sedangkan, kisah tentang pengobatan alternatif bagi pasien AIDS akan menjadi berita keras.

Feature berita merupakan cara yang efektif, setidaknya bagi beberapa media, untuk menjelajah tren-tren atau masalah sosial yang rumit, dengan menceritakan kisah-kisah pribadi mengenai orang-orang yang mengalami hal-hal itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *