Waspadai Mana yang Berita Mana yang Bukan Berita

INI pertanyaan paling dasar yang sering telontar? Ya, karena kadang, kita tidak sadar, mana yang bisa jadi berita (cerita), dan mana yang tidak. Padahal, berita itu bisa ditemukan di semua jenis tempat. Biasanya berasal dari :

*Kejadian yang berlangsung alamiah, seperti bencana alam dan kecelakaan. Orang sering menyebutnya, berita yang berasal dari langit.
*Kejadian terencana, seperti rapat, pertemuan dengar pendapat, konferensi pers yang terjadwal.
*Usaha keras atau inisiatif dari kamu sendiri.

Read More

Kejadian tak terencana sering menjadi berita utama. Luasnya liputan tergantung dari pada kedekatan dengan lokasi kejadian dan pada orang yang terlibat. Contohnya, tsunami Aceh tahun 2004.

Atau, sebuah kecelakaan fatal di Paris tahun 1979. Kecelakaan ini tidak akan menjadi berita besar dan heboh, bukan hanya di Prancis dan seluruh dunia, karena salah satu korbannya adalah Putri Diana.

Warga yang menyaksikan bencana alam sering menghubungi organisasi berita (pers/media). Lembaga ini juga mendapatkan informasi dari polisi, pemadam kebakaran, dan petugas penyelamat (SAR).

Di beberapa negara, pers/media bisa memantau radio komunikasi para polisi dan mengirim orang ke lokasi kejadian secepat mungkin, sehingga warga dapat menyaksikan kejadian itu secara langsung (real time).

Kalau kita berkunjung ke kantor surat kabar atau media massa, kita dapat melihat tempelan daftar acara yang harus dihadiri. Misalnya, acara terjadwal di balai kota, rapat pemerintah, pembukaan kantor bisnis.

Memang, daftar acara ini, tidak secara otomatis layak berita, tapi menjadi titik awal yang baik guna memperoleh berita.

Siaran pers juga bisa menjadi sumber berita, tapi lagi-lagi ini hanya sebagai titik awal. Sebuah siaran pers mungkin mirip dengan berita, tapi biasanya sekadar berisi fakta-fakta yang menampilkan citra positif orang-orang atau organisasi yang disebutkan dalam siaran pers itu.

Sebagian lagi, ada yang mengatakan, upaya sendiri dari pers/media, kadangkala justru menjadi berita yang menarik. Seringkali, saran tentang cerita datang dari orang asing, yang mungkin berkunjung, menelepon, atau mengirim email ke pers/media itu.

Pers/media yang baik, biasanya, secara aktif mencari ide dari warga yang mereka layani, dengan meninggalkan nomor telepon atau alamat email untuk menampung saran.

Dokumen, data, dan arsip publik juga dapat menuntun ke berita besar. Wartawai televisi, Nancy Amons, mengetahui bahwa seorang pengemudi di kotanya, telah mengumpulkan selusin tiket pelanggaran lalu lintas selama tiga tahun.

Amons melakukan pengecekkan dalam data polisi, dan menemukan si pengemudi juga menyebabkan tewasnya seorang pengemudi lain tanpa pernah kehilangan SIM-nya. Ketika Amons melakukan penyelidikan, para pejabat kota mengakui bahwa mereka bekerja kurang baik. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *