Please Deh Selalu Gunakan Rumus 5W + 1H

KAMU sudah belajar observasi dan wawancara. Walau sekadar mengamati dan menggali informasi dengan pertanyaa, apa yang disebut 5W + 1H itu, tak dapat diabaikan.

Rumus ini harus selalu kamu pergunakan, karena dengan rumus ini, kamu bisa mendapatkan informasi yang relatif lengkap. Rumus ini berlaku untuk penggalian data yang sifatnya, kejadian masa lalu, saat sekarang, dan masa depan.

Ingat kembali ketika kamu masih kanak-kanak. Apa itu? Rasa ingin tahu. Waktu kanak-kanak, kamu pasti selalu menghujani orangtua atau gurumu dengan pertanyaan-pertanyaan : Apa itu? Mengapa?

Pertanyaan-pertanyaan itu baik digunakan untuk mengumpulkan informasi (berita) saat observasi dan wawancara. Tinggal menambahkan beberapa lagi : siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan mungkin, lalu apa?

Kebanyakan guru yang mengajar menulis akan mengatakan : Gambarkanlah, jangan hanya mengatakan (show, do not tell). Ini yang paling sederhana. Nah, kalau mau lebih, cobalah melakukan keduanya, ya show, ya tell. Ya observasi, ya wawancara.

Maksudnya, untuk menggambarkan sesuatu, kamu harus mengamati. Untuk menggambarkan dan mengatakan sesuatu, kamu harus mencari tahu. Kamu perlu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya akan bisa memperkaya ceritamu.

Martha Miller, wartawati The Orlando (Fla) Sentinel mengatakan,”Kamu menceritakan sebuah kisah, dengan cara tidak mengatakan. Kamu menggambarkannya. Tulislah sedemikian rupa, sehingga orang yang membacanya, juga merasakan, seolah-oleh orang itu, berada di tempat kejadian.”

Bagaimana kamu tahu pertanyaan apa yang harus diajukan? Apa yang harus diobservasi? Apa yang kemudian harus dilaporkan (ditulis)? Mulailah dari dan dengan 5W + 1H. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *