Kota Surabaya Segera Punya Tiga Mal Baru

JUMLAH mal di Kota Surabaya terus bertambah. Rencananya, bakal ada tiga mal baru yakni Ciputra World Surabaya (CWS) 2, Sungkono Lagoon Avenue di kawasan Surabaya Barat, dan East Coast Center (ECC) 2 di kawasan Surabaya Timur.

Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto mencatat, hingga tahun 2023 kemungkinan besar, ada delapan mal baru di Surabaya. Yang sudah buka tahun 2019 adalah Galaxy Mal 3.

Dengan tambahnya mal, secara luasan akan bertambah sekitar 150.000 m2 hingga 2023 karena di tahun 2019 lalu, pasokan cukup luas hingga hampir lebih dari 400.000 m2.

Meski pasokan cukup besar, okupansi atau tingkat keterisian secara rata-rata masih dibawah 80 persen. “Pengelola mal harus kreatif dalam menarik pengunjung,” katanya.

Saat ini, toko modern yang besar atau Hypermart akan turun jadi supermarket. Departement store akan jadi butik atau toko khusus sedangkan Food & Baverage (F & B) akan bertambah permintaannya dari konsumen.

Selain tenant, kegiatan di mal juga mampu menarik pengunjung, terutama yang mengajak komunitas dan massa yang besar, bisa mendorong peningkatan pengunjung ke mal.

Sutandi Purnomosidi, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur mengakui bila mal tahun ini akan ada pengembangan. Salah satunya Pakuwon Mall yang membuka ruang 10.000 m2.

Selain itu, East Coast akan berganti nama menjadi Pakuwon City Mall seiring adanya penambahan East Coast 2. Pengelolanya akan membangun Cinema XXI di Food Junction Grand Pakuwon. Royal Plaza akan buka lower ground untuk khusus F&B, seperti Marugame, Gokana, dan Fusia.

Sutandi menyebutkan, ritel di 2019-2018 seperti Matahari dan Sogo masih tumbuh 8 persen. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya. Maklum, generasi milenial yang sudah tidak berbelanja di ritel semacam ini.

Generasi milenial cenderung berbelanja produk online yang kemudian masuk ke offline. “Proyeksi 2020 kami prediksi stagnan dari segi unit ritel. Kalau omset rata-rata tumbuh satu digit,” ungkap Sutandi.

Jesica Juwono, Marketing Manager Mal Lenmarch mengakui bila saat ini persaingan mal di kota Surabaya semakin ketat. Pihaknya banyak menggandeng komunitas hobi dan pelajar untuk menggelar event secara rutin.

Sementara Fransiska Lingga, General Manager CWS, di tahun 2020 ini lebih memilih menggelar program undian bagi pengunjung sebagai apresiasi sekaligus menarik pengunjung untuk lebih banyak ke CWS. “Apalagi kami juga siap membuka pengembangan CWS 2 atau CWS Extension,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *