Ciputra Pilih Kembangkan Proyek yang Sudah Eksis

PENGEMBANG Ciputra Group Region 2 masih belum ada rencana pengembangan lahan baru. Mereka masih akan mengembangkan proyek-proyek yang sudah ada dan yang sudah direncanakan sejak 2019.

Sutoto Yakobus, Senior Director PT Ciputra Development Tbk mengatakan, kondisi pasar properti di tahun 2020 diprediksi hampir sama dengan tahun 2019 sehingga belum akan ada pengembangan rencana baru.

“Kami hanya akan merealiasi pengembangan di dua daerah yang sudah kami sampaikan di tahun lalu, seperti di kawasan Kedamean, Gresik dan Kota Malang,” jelas Sutoto Yakobus di sela pameran foto My Flat World, karya D Agung Krispimandoyo di Surabaya, Senin (13/1/2020).

Selama 2019, pertumbuhan properti Indonesia hanya kisaran 10 persen. Hal sama juga diprediksi di tahun 2020 ini. Manajemen Ciputra masih masih belum tahu pasti. Hanya feeling Sutoto, pertumbuhan paling 10 persen.

Angka ini diharapkan bisa terdorong dengan adanya pemilu daerah (pilkada serentak) yang di Jawa Timur akan berlangsung di 19 daerah kabupaten dan kota, termasuk Surabaya dan Sidoarjo.

Ketika Pilkada, diharapkan ada uang yang bergerak untuk berbagai kegiatan yang bisa menjadi modal masuk ke pasar properti, terutama saat kampanye. Sektor lain diharapkan bisa terdorong seperti sektor percetakan, makanan dan minuman, sewa venue kampanye dan lain sebagainya.

Meski tanpa proyek baru, Sutoto menegaskan bila Ciputra Group akan tetap mengembangkan produk baru. Misalnya, membuat klaster-klaster dan tipe baru, karena masih ada proyek pengembangan kawasan perumahan di Driyorejo, lalu di Kedamean Gresik.

Sutoto menambahkan, melihat kinerja penjualan 2019, sejumlah proyek baik rumah maupun apartemen di Surabaya pasarnya tidak terlalu buruk tetapi mampu mencapai target. Hanya beberapa proyek seperti perumahan di Sidoarjo yang tidak mencapai target akibat banyak pembatalan pembelian.

“Justru pada 2019 yang tampak bagus dan suprise sekali penjualannya adalah proyek kami di Semarang. Ketiga proyek kami, BSB Citraland City Semarang, Citragrand Tembalang dan CitraSun itu semuanya bagus penjualannya,” jelas Sutoto.

Bagusnya penjualan di Semarang tersebut diperkirakan karena banyaknya pengembangan industri yang mulai masuk di Semarang, termasuk relokasi industri sehingga peminat hunian di Semarang menjadi meningkat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *