Ini Manfaat Besar Jahe Gajah untuk Kesehatan

TANAMAN jahe atau bahasa latinnya Zingiberceace officinale adalah tanaman rimpang populer yang merupakan salah satu jenis rempah-rempah. Tanaman obat ini banyak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai bahan obat-obatan.

Manfaat lainnya, jahe dapat menjadi bahan bumbu masakan. Jahe merupakan golongan temu-temuan bersama dengan temulawak, lengkuas, kunyit dan lain-lain. Tanaman jahe gajah atau yang biasa disebut jahe badak, memiliki fisik yang rimpang, lebih besar dan gendut.

Pada ruas jahe gajah ini cenderung kembung apabila dibandingkan dengan jahe emprit dan jahe merah. Biasanya rimpang jahe berwarna kuning muda atau kuning dan juga memiliki serat yang lebih halus dan lembut jika dibandingkan dengan jahe yang lainnya.

Tapi jahe gajah ini rasanya kurang pedas dan aromanya kurang tajam daripada jahe jenis lainnya. Tanaman jahe diperkirakan berasal dari India dan China yang terkenal sebagai negara yang memanfaatkan jahe sebagai obat.

Bangsa Yunani dan Romawi mendapatkan jahe dari pedagang Arab yang memperoleh jahe dari India sementara orang-orang Jamaica mulai mengenal jahe sekitar tahun 1952, yang kemudian dikenal oleh orang-orang Karibia.

Jahe gajah memiliki kandungan minyak asiri sekitar 0,18 persen hingga 1,66 persen dari berat jahe kering. Dalam dunia kesehatan, jahe gajah sering digunakan sebagai obat herbal.

Sejumlah penyakit dan masalah kesehatan bisa disembuhkan dengan ramuan yang di racik dari bahan dasar jahe gajah, Penyakit itu antara lain masuk angin, migran, mabuk kendaraan, terkena cacing gelang.

Kemudian, batuk, kolesterol, keropos tulang, asma, juga bisa mencegah obesitas, menguatkan jantung, pencegah kanker, sebagai antioksidan dan melancarkan aliran darah, Sebagai obat, umumnya jahe disajikan dan diracik sebagai minuman, tablet/kafsul herbal.

Dalam dunia kecantikan jahe gajah bisa digunakan untuk menyembuhkan, bercak putih di kulit (vitiligo), rematik, infeksi jamur, masker wajah untuk kulit berminyak, melembabkan kulit dan membersihkan sel-sel kulit mati.

Penggunaannya biasanya dengan ditumbuk atau diparut kemudian dibalurkan ke tubuh yang diinginkan. Jahe gajah biasa diolah masyarakat Indonesia sebagai minuman penghangat di musim dingin.

Di Amerika, sebagai ganti dari minuman-beralkohol. Di Jawa, jahe untuk bahan dasar jamu, minuman herbal. Maklum, kandungan senyawa di dalam jahe juga sangat baik digunakan untuk membuat minuman seperti bir, anggur dan cocktail.

Menurut para ahli minyak dalam jahe mengandung senyawa kurkumen, linalool, pinen, felandren, bormeol, kamfen, sitral, famesen, sineol, seskuiterpen, metilheptenon, aldehid dan alcohol. Semuanya itu bisa untuk beragam jenis minuman dan makanan.

Alasan terbesar dan utama kenapa jahe gajah paling banyak digunakan dan cocok sebagai bahan makanan dan minuman, karena citarasanya yang tidak pedas dan aroma yang lembut atau tidak tajam seperti jahe lain. (berbagai sumber)

Sumber: @agrofood_plant, 14 Mei 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *