Cara Yayasan Mawar Sharon Peduli sebelum Beri Bantuan

BANYAK warga yang ekonominya semakin terpuruk gegara adanya wabah pandemi Covid-19 mengusik pegiat rohani memberikan bantuan. GMS (Gereja Mawar Sharon) Surabaya membentuk sebuah yayasan sosial untuk membantu.

“Yayasan sosial ini, namanya Yayasan Mawar Sharon Peduli atau lebih dikenal dengan sebutan MSP,” kata Ketua Yayasan Mawar Sharon Peduli (MSP), Lianggono, Rabu (12/8/2020).

Perbedaan MSP dengan yayasan yang bergerak dalam bidang sosial lainnya, MSP sebelum memberikan bantuan selalu meriset terlebih dahulu.

Misalnya, meminta data ke dinas sosial, RT hingga RW agar menemukan orang yang benar-benar perlu dibantu.

Umur dari MSP ini baru sebulan. Baru dibentuk Maret 2020 dan terwujudnya MSP karena semua melihat adanya pandemi di Indonesia benar-benar membuat banyak orang ekonominya hancur.

Meski belum lama, MSP telah sukses menggelar maupun mengadakan berbagai kepedulian sosial. Progam MSP yang terealisasi meliputi APD, FoodBank, Peduli Hamba Tuhan dan Beasiswa.

Khusus Progam APD khususnya di Surabaya, menurut Lianggono, pada 25 Maret 2020, MSP telah menyumbangkan masker ke RS FK Unair dan RS Soewandhi.

Total masker yang telah disumbang ke seluruh Indonesia, tercatat Masker Bedah mencapai 47.596 buah, masker N95 sebanyak 745 buah, dan masker KN95 ada 985 buah.

“Kami bantu warga di Surabaya maupun di seluruh Indonesia yang mengalami masalah ekonomi. Kita bantu dengan Progam FoodBank, kami distribusikan sembako membutuhkan,” tambah Lianggono. (fik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *