Trakindo Utama Sinergi Siapkan SDM Berkualitas

PANDEMI Covid-19 sejak awal 2020 memiliki implikasi pada bidang kesehatan, ekonomi, keuangan, sosial, budaya, lingkungan, politik, dan pendidikan. Pandemi telah mendisrupsi kesesuaian, kelangsungan dan keberlanjutan model, praktik, proses belajar mengajar dan sistem operasi institusi-institusi pendidikan.

PT Trakindo Utama (Trakindo), penyedia solusi alat berat Cat® yang berkomitmen memberikan kontribusi kemajuan dunia pendidikan Indonesia, dengan mengajak berbagai pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan tangguh menghadapi tantangan perubahan.

Berbicara di acara Bincang PERSpektif Trakindo, Yulia Yasmina, Chief Administration Officer PT Trakindo Utama mengakui, di tengah keterbatasan proses belajar mengajar, dunia industri tetap harus menjawab tantangan zaman dan memerlukan keberadaan SDM berkualitas, terlebih di bidang teknologi.

“Strategi dan perubahan di bidang pendidikan tinggi yang berdampak pada pendidikan menengah akan menentukan kemampuan SDM di Indonesia. Kami dari dunia industri harus dapat memanfaatkan momentum ini untuk menjadi lebih inovatif, proaktif, dan adaptif,” papar Yulia Yasmina.

Saat ini, teknologi menjadi backbone atau tulang punggung dalam pembangunan Indonesia, terlebih di masa intensifikasi pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digencarkan di berbagai daerah di Indonesia.

Selanjutnya, teknologi juga menjadi kebutuhan utama di tengah Revolusi Industri 4.0 yang baru dimulai ini dan akan menghadirkan tantangan-tantangan baru berupa perubahan cara masyarakat bekerja dan mencapai tujuannya.

Seiring perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0, kemajuan di industri alat berat membutuhkan SDM yang tidak hanya terampil di bidang mekanikal, tapi di bidang elektrikal.

Trakindo telah berusaha melangkah lebih jauh, yaitu mendukung pengembangan di jurusan terkait teknologi serta menambah dukungan dan kerja sama di bidang elektrikal. “Selain memenuhi kebutuhan bisnis, hal ini untuk menyiapkan tenaga terlatih yang siap kerja dan mampu menghadapi tuntutan teknologi masa depan,” ungkap Yulia Yasmina.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengajak masyarakat merefleksikan dampak positif dan negatif pembelajaran virtual secara bijaksana, baik di level sekolah dasar dan menengah maupun pendidikan tinggi.

“Di samping keterbatasan yang dimiliki, pandemi berhasil mengilhami percakapan dan gagasan baru tentang cara terbaik dalam sistem pembelajaran siswa. Banyak pendidik mengubah metode pengajaran mereka untuk mendorong lebih aktif berinteraksi dan berkomunikasi melalui pengaturan virtual,” paparnya.

Ketika pembelajaran virtual, ada penekanan lebih pada kemampuan siswa menjadi guru bagi diri mereka sendiri dan hal ini mungkin memiliki efek jangka panjang. Jadi, tugas pendidik di masa depan tidak hanya mengajar pengetahuan, tidak hanya mendidik.

Tapi, memberikan siswa kemampuan dasar mandiri dan komunikasi sebagai alat yang pada akhirnya akan dibutuhkan untuk sukses di tempat kerja dan sukses dalam hidup. “Ini menjadi bagian dari perubahan yang bisa kita lihat dalam pendidikan teknologi,” ungkap Prof Ashari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *