Dilarang Membawa Korek Api dan Pemantik ke Pesawat

KAMU yang akan bepergian menggunakan pesawat udara mulai 10 Maret 2021 dilarang membawa korek api kayu dan pemantik api. Imbauan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 211 Tahun 2020 Tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.

Dasar hukum itu menyebutkan, korek api atau pemantik tidak diizinkan dibawa perorangan, baik dalam bentuk bagasi kabin dan bagasi tercatat, termasuk bahan bakar isi ulangnya (lighter fuel atau lighter refill).

Penumpang dilarang membawa korek api ke dalam ruang tunggu (boarding lounge). Sanksi pidananya mengikuti aturan mengenai penumpang yang tidak patuh atau penumpang yang mengganggu dalam penerbangan.

“Jika kalian membawa korek api ketika akan bepergian menggunakan pesawat udara, maka kalian perlu perhatian aturan ini agar perjalanan kamu aman, selamat, dan nyaman,” demikian imbauan dari Angkasa Pura II.

Tapi, pihak Angkasa Pura 1 menjelaskan, penumpang diperkenankan membawa vape/rokok elektrik dalam penerbangan dan dibawa ke bagasi tercatat dengan ketentuan semua perangkat harus dilepas (tabung cairan dan baterai), serta dikemas secara rapi dan aman agar cairan tidak mengalami kebocoran.

Kepada calon penumpang, lanjutnya, dipersilakan berkoordinasi terlebih dahulu dengan maskapai pengangkut yang akan digunakan karena setiap maskapai mempunyai kebijakan yang berbeda. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *