Tradisi Ayak Abu di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Bebersih Sebelum Tahun Baru Imlek

TRADISI ayak abu menjadi salah satu ritual di Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Tulungagung, Jawa Timur. Para pengurus biasanya melakukan sebagai bagian bebersih (bersih-bersih) sebelum memasuki perayaan Tahun Baru Imlek.

Ayak abu ini bagian dari persiapan akhir pengurus Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung menjelang Tahun Baru Imlek, yang jatuh 1 Februari 2022. “Persiapan sudah 80 persen. Tinggal pasang lilin saja,” terang Bio Ma atau pelayan Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Tjio Jinjin, Kamis (27/1/2022).

Abu yang diayak merupakan abu bekas hio yang dipakai sembahyang umat. Ada 12 tempat hio yang diayak dan dibersihkan dari material sisa hio. Abu sisa pembakaran hio ini tidak pernah dibuang karena dimanfaatkan oleh umat.

Menurut Tjio Jinjin, abu itu adalah akumulasi sejak 156 tahun lalu, sejak kelenteng pindah ke tempat sekarang ini dari Pasar Wage. Abu dipercaya mempunyai tuah bagi umat kelenteng.

Abu dapat dimanfaatkan untuk ritual penyembuhan. Ada pula yang menggunakannya sebagai pagar gaib saat membeli rumah atau pindah rumah. “Berkurangnya abu ini yang karena diambil umat. Bukan dibuang,” tutur Tjio Jinjin.

Untuk memakai abu ini tidak sembarangan. Umat harus mendapat izin dewa lewat Pa Poe. Jika dewa mengizinkan, abu boleh diambil dan dimanfaatkan sesuai keperluannya. Kalau misalnya dewa tidak mengizinkan, maka abunya tidak boleh diambil.

Rencananya ritual pasang lilin berlangsung Sabtu (29/1/2022) sementara ritual malam Imlek pada Senin (31/1/2022) pukul 16.00 WIB. Pelaksaan persembahyangan bersama Imlek yang diagendakan Selasa (1/2/2022) ditiadakan karena alasan pandemi Covid-19.

Menurut Tjio Jinjin, persembahyangan dilakukan secara individu. Semua masih dilakukan pembatasan. Tahun Baru Imlek 2573 memasuki tahun Macan Air. Shio yang akan mengalami untung adalah shio naga.

Sedangkan shio yang mengalami ciong atau kesialan adalah macan, monyet, babi dan ular. Dari empat shio itu, shio monyet yang mengalami ciong besar. Para shio yang mengalami ciong ini harus melakukan ritual buang sial. Ada yang melepas burung, melepas hewan air atau memberikan sedekah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.