Ini 5 Cara Hemat Atasi Kenaikan BBM

Car Auto Motor Insurance Reimbursement Vehicle Concept

HARGA bahan bakar minyak (BBM) naik mulai 3 September 2022. Dengan kondisi ini, banyak pengendara beralih menggunakan Pertalite yang harganya terpaut jauh lebih murah di bandingkan Pertamax.

Selain mengganti jenis bahan bakar yang digunakan, ada beberapa langkah hemat yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kenaikan BBM. Ada setidaknya, 5 (lima) cara untuk mengatasinya? Apa saja?

1. Hemat BBM dengan Naik Angkutan Umum
Langkah pertama dalam melakukan hemat BBM adalah mengurangi pemakaian bahan bakar pada kendaraan pribadi. Misalnya, untuk membeli bensin kendaraan roda empat, Anda membutuhkan biaya Rp 76.000 per hari atau Rp 2,2 juta per bulan.

Maka, dengan menaiki angkutan umum, Anda dapat menghemat konsumsi bensin menjadi yang biasa membeli setiap hari menjadi dua kali dalam sebulan. Hitungannya: Rp 76.000 x 2 = Rp 152.000.

Dengan demikian, selain telah melakukan penghematan energi, Anda menghemat pengeluaran anggaran sebesar Rp 2,48 juta untuk BBM. Dana yang biasa dialokasikan untuk membeli BBM bisa Anda gunakan untuk naik angkutan umum. Jauh lebih hemat, bukan!

Langkah lainnya yang dapat dilakukan adalah, bisa beralih menggunakan sepeda atau berjalan kaki saat pergi ke tempat yang dekat. Selain menghemat BBM, langkah ini juga bisa menyehatkan tubuh.

2. Jaga Kondisi Mesin dengan Servis Berkala
Kondisi kendaraan yang buruk akan membuat penggunaan BBM menjadi lebih banyak dari biasanya. Penting untuk setiap pemilik mobil melakukan servis kendaraan secara rutin.

Merawat mesin secara rutin akan memperbaiki performanya secara efektif. Pergantian komponen mesin yang sudah aus dan memang perlu diganti juga akan memengaruhi efisiensi bahan bakar.

Beberapa komponen seperti busi, sensor udara, filter bensin hingga bearing harus rutin diganti agar mesin bekerja dengan efisien. Selain lebih hemat bahan bakar, mesin yang dirawat secara berkala akan lebih hemat dikarenakan kerusakan yang terjadi tidak terlalu berat.

3. Gunakan AC Sewajarnya
AC pada mobil bekerja dengan bantuan BBM yang ada pada kendaraan Anda. Mengurangi penggunaan AC mobil menjadi langkah tepat untuk Anda menghemat pemakaian BBM.

Jika suhu udara di luar tidak terlalu panas, Anda bisa menyiasatinya dengan membuka jendela. Namun, bila perjalanan Anda melalui jalan tol yang membuat Anda harus berkendara dalam kecepatan tinggi, maka sebaiknya nyalakan AC.

Pasalnya, jendela yang terbuka akan semakin memperbesar tabrakan dengan udara saat mobil berada di kecepatan tinggi. Dengan begitu, mesin jadi lebih berat bekerja dan bahan bakar terbuang percuma.

4. Mematikan Kendaraan saat Berhenti Lama
Banyak orang sering tidak mematikan mesin kendaraan saat berhenti dalam waktu lebih dari 60 menit. Kendaraan yang terus menyala meski tidak bergerak akan tetap menguras BBM. Jadi, membantu Anda menghemat pemakaian bahan bakar.

5. Menjaga Tekanan Angin Ban
Saat tekanan angin ban kendaraan bermotor rendah, maka beban mesin untuk bergerak akan semakin besar. Beban tersebut membuat mesin bekerja ekstra dengan menggunakan banyak BBM. Jadi, perlu dilakukan pengecekan tekanan angin sebelum menggunakan kendaraan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat BBM di tengah kondisi kenaikan bahan bakar satu ini. Tentunya dengan konsumsi BBM yang lebih efektif dan efisien, dapat mengalokasikan dananya pada keperluan lain yang lebih mendesak.

Misalnya, memiliki asuransi mobil untuk proteksi kendaraan, atau memiliki asuransi lainnya untuk proteksi diri dan keluarga. Langkah hemat konsumsi bahan bakar juga dapat dilakukan agar Anda bisa tetap menggunakan Pertamax tanpa harus pindah ke jenis BBM lainnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.