Waspada Ada Tumbal Pesugihan di Jalan Srandakan Bantul

SUDAH banyak cerita mengenai Jalan Srandakan ini. Banyak kejadian kecelakaan, dan dari situ, beredar sejumlah kisah nyata maupun mistis. Sebagian warga di Desa Wijirejo dan Triharjo, Kecamatan Pandak sendiri, mengaku waswas ketika melintas di jalan Jogja-Srandakan di Kecamatan Pandak itu.

Apalagi, kalau melintas atau melewati Jalan Srandakan Bantul di malam hari. Selain ruasnya lebar, di sepanjang jalan itu. relatif gelap lantaran penerangan yang kurang. Belum lagi, kalau pernah mendengar adanya cerita ada yang memmasang untuk tumbal pesugihan.

Cerita tumbal pesugihan ini beredar dari mulut ke kuping. Ada yang bercerita dan menjadi saksi, kalau di perlintasan Jalan Sandakan Bantul itu banyak yang ‘masang’ untuk ritual pesugihan. Sebut saja Pak Udin, salah satu warga setempat.

Dia pernah bercerita, tiba-tiba jalannya menjadi bercabang ketika dirinya melintas. Padahalm kenyataannya jalan itu tidak demikian. Kenapa kok tiba-tiba menjadi bercabang. Akhirnya, Pak Udin membaca al-fatihah dan memilih jalan sebelah kiri.

Setelah itu, dia kemudian terjatuh, terguling-guling di pinggiran jalan aspal. Pak Udin selamat, hanya babak belur tubuhnya dan motornya rusak. Kalau saja dia ambil yang jalur kanan, bisa kemungkinan terhantam bus yang melintasi, karena posisi pada malam itu ramai lalu lintas.

Tak hanya itu saja. Cerita mistis yang sampai saat ini masih hangat di bicarakan adalah kisah sepasang suami-istri (pasutri) yang sedang berhenti di pinggir Jalan Srandakan. Awalnya, si suami bilang kepadanya istri: kamu tunggu sini aja, mas yang ke sana.

Ketika suami menyebrang, suasana jalanan sepi. Bener-bener sepi. Ketika sampai di tengah jalan, pas di garis putus-putus. Tiba-tiba dari arah kanan, bus dengan kecepatan kencang langsung melindas, dan seketika tewas di tempat.

Hampir korban yang meninggal itu di luar nalar. Sampai pernah didatangkan seorang kiai untuk menetralisir dan membuang energi negatif di sepanjang Jalan Srandakan. Awalnya berjalan lancar.

Tapi seiring berjalannya waktu, para pelaku pesugihan yang notabene dari daerah luar, kembali ‘memasang’ perangkap untuk mencari tumbal. Jadi, untuk teman-teman semua, jika melintasi Jalan Srandakan Bantul atau di jalan mana pun itu, jangan lupa untuk berdoa meminta perlindungan.

Semoga selamat sampai tujuan.

Sumber: kalong (@cerita_setann), 16 Oktober 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *