Cara Menyelamatkan Diri saat di Dalam Mobil ketika Gempa Bumi

Zagreb, Croatia - April 2, 2020 : The aftermath of the Richter earthquake that hit Zagreb magnitude 5.5 during quarantine due to the corona virus. Car destroyed in Ignjata Dordica Street

GEMPA bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) di Cianjur, Senin (21/11/2022), menghancurkan beberapa bangunan hingga kendaraan. Bahkan, sejumlah wilayah di sekitar Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), merasakan guncangan cukup kencang.

Saat terjadi bencana alam seperti gempa, risiko dan kerusakannya dapat terjadi di mana saja, baik di rumah, di dalam gedung, bahkan saat tengah berkendara di dalam mobil. Saat Anda berada dalam mobil, konsekuensinya kurang lebih sama seperti ketika berada di gedung atau bangunan.

Pertanyaannya, bagaimana jika Anda sedang mengemudi atau berada di dalam mobil saat gempa bumi itu terjadi? Apa yang harus dilakukan? Ini tip dari duitpintar.com, pialang asuransi di bawah PT Anugrah Atma Adiguna atau Triple A.

1. Perhatikan Lingkungan Sekitar
Risiko terjebak di mobil bisa terjadi saat sedang mengemudi. Pasalnya, seringkali, getaran yang dihasilkan saat gempa bumi tidak terasa bersamaan dengan getaran mesin dan laju kendaraan.

Untuk mengetahui gejala atau datangnya gempa bumi, Anda dapat memperhatikan lingkungan sekitar, dengan melihat orang-orang yang menyelamatkan diri ke luar ruangan atau kendaraannya. Jika Anda melihat gejala itu, wajib mengetahui keadaan yang sebenarnya terjadi.

Saat menyelamatkan diri, jangan panik, tetapi tetap berpikir logis dan memperhitungkan apa yang akan terjadi. Misalnya, jika kendaraan terparkir di basemen saat gempa bumi berlangsung, Anda harus langsung bergegas meninggalkannya dan menjalani evakuasi diri, keluar dari tempat itu.

Jika Anda tidak sempat melakukannya, segeralah mencari tempat berlindung. Sebab, jika Anda masih memilih tetap berada di kabin mobil dan terjebak di dalamnya, bisa menyebabkan Anda tertimpa reruntuhan bangunan.

2. Segera Menyelamatkan Diri Keluar Mobil
Langkah lainnya jika sedang berkendara dengan kecepatan minimal 20 km/jam dan terjadi gempa bumi, Anda bisa segera mencari tempat terbuka yang dirasa aman.

Kalau tetap memilih berada di dalam kabin, bisa membuat Anda terjebak di mobil saat gempa bumi. Usahakan mencari tempat terbuka yang jauh dari bangunan yang rentan ambruk dan roboh seperti jembatan, jembatan penyeberangan orang (JPO), tiang listrik, lampu lalu lintas, baliho Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) hingga pohon.

Lain halnya jika Anda terjebak dalam mobil di tengah kemacetan, segera matikan mesin. Setelah itu, Anda bisa langsung menyelamatkan diri ke tempat yang aman.

3. Lindungi Kendaraan Kesayangan dengan Perluasan Asuransi
Tak hanya fokus melindungi diri sendiri saja, tentu saja kendaraan yang dimiliki harus diberikan proteksi terbaik dengan asuransi. Seperti diketahui, memiliki asuransi mobil akan membantu pemilik kendaraan terhindar dari membengkaknya biaya perbaikan akibat bencana alam.

Tidak cukup asuransi mobil saja, yang dapat dipilih dari dua jenis, yaitu asuransi mobil All Risk (comprehensive) dan asuransi Total Loss Only (TLO).

Hadirnya bencana alam tidak bisa prediksi kapan dan sebesar apa risiko kerusakan yang bisa ditimbulkan, terutama untuk kendaraan kesayangan. Untuk itu, Anda bisa menambah jaminan perluasan.

Seperti dituliskan dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor (PSAKBI), risiko bencana seperti banjir, gempa bumi, longsor sampai gunung meletus merupakan jaminan perluasan dari asuransi kendaraan.

Untuk mendapatkan seluruh benefit itu, Anda harus menambah jaminan perluasan atau SRCC asuransi. Jika tidak memiliki SRCC asuransi, maka segala kerusakan kendaraan yang dialami tidak akan ditanggung pihak asuransi.

Klausul mengenai ketentuan perluasan pertanggungan SRCC terdiri dari tiga risiko, yaitu risiko yang dijamin, risiko yang dikecualikan, dan risiko sendiri.

Itulah informasi mengenai tindakan atau antisipasi yang dapat dilakukan jika Anda berada dalam kendaraan pribadi di tengah musibah gempa. Selain menyelamatkan diri, dapatkan perlindungan maksimal untuk kendaraan kesayangan dengan perluasan asuransi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *