Lima Cara Meningkatkan Penjualan Selama Ramadan

PELAKU bisnis mulai mencari cara menjaga agar bisnis tetap berjalan dengan lancar serta selalu terhubung dengan pelanggan, terutama menjelang bulan Ramadan.

Bagi sebagian besar bisnis, WhatsApp (WA) merupakan sarana yang aman, andal, dan personal untuk berkomunikasi dengan pelanggan, terutama karena konsumen telah banyak beralih menggunakan aplikasi perpesanan ini.

Hasil survei, tujuh dari 10 orang Indonesia lebih suka mengirim pesan kepada bisnis dibandingkan email.

Berikut ini adalah 5 strategi WhatsApp (WA) untuk terus meningkatkan penjualan dan memastikan agar bisnis dapat berjalan dengan lancar.

1. Membangun Pengalaman Perpesanan yang Menyenangkan bagi Pelanggan
Bagi pelaku bisnis kecil di Indonesia, WhatsApp (WA) telah menjadi bagian penting dari aktivitas mereka sehari-hari.

Mereka dapat menggunakan WhatsApp sebagai situs web dan konter toko virtual untuk menampilkan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, dan mendorong tingkat penjualan.

Jadi, Anda harus siap ketika pelanggan datang. Sebagai contoh, Anda dapat memperbarui informasi jam kerja di profil bisnis pada aplikasi WhatsApp Business untuk memberitahukan bahwa Anda tetap buka selama bulan Ramadan.

Ya, terutama jika jam operasional Anda berbeda dari biasanya atau mengirim pesan untuk menyampaikan kepada pelanggan ketika Anda sedang tidak bisa dihubungi atau sedang salat Subuh atau Maghrib.

2. Membuat Pelanggan Merasa Lebih Terhubung
Mengirim pesan yang dipersonalisasi menciptakan koneksi dan meningkatkan relevansi pesan, mengarahkan pengguna menggunakan tombol (balasan cepat, list, call to action).

Tentu saja, menggunakan pesan produk dengan keranjang dan pilihan produk adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh berbagai bisnis untuk menciptakan pengalaman interaktif yang meningkatkan keterikatan dan kualitas.

Jika Anda memiliki produk, penawaran, atau promosi khusus selama bulan Ramadan, ada baiknya Anda menyorotnya di katalog agar pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa yang ingin mereka beli.

3. Menarik Pelanggan Baru
Untuk usaha kecil, menemukan pelanggan baru adalah hal yang sangat penting. Setelah Anda berhasil menawarkan pengalaman yang berharga kepada pelanggan Anda, penting untuk mengarahkan lebih banyak orang untuk mengunjungi kanal WhatsApp Anda.

Tambahkan kode QR ke etalase, situs web, kemasan produk, dan materi pemasaran Anda agar dapat dengan mudah dipindai dan ditautkan ke WhatsApp.

Kode QR dapat ditemukan melalui pilihan Alat Bisnis → Pintasan. Anda juga dapat dengan mudah berbagi kode QR dengan orang lain melalui aplikasi.

4. Meningkatkan Kunjungan dari Media Sosial
Banyak pelaku bisnis kecil dan menengah yang kini hadir di Instagram dan Facebook, menggunakan Alat Bantu Bisnis. Anda dapat menambahkan tombol WhatsApp ke akun Facebook atau Instagram sehingga ketika pelanggan mengklik tombol itu.

Percakapan di aplikasi WhatsApp bisnis akan segera dimulai. Hal ini akan memungkinkan pelanggan yang menjelajahi bisnis Anda di platform itu, untuk memulai percakapan dengan Anda di WhatsApp (WA).

Misalnya, mengajukan pertanyaan, atau melakukan pemesanan dengan mudah. Untuk menemukan pelanggan baru, Anda bisa membuat iklan Facebook dan Instagram yang ketika diklik akan membuka percakapan WhatsApp (WA).

Iklan ini merupakan cara yang sangat efektif dan ampuh untuk menarik pelanggan baru dan memudahkan mereka untuk berkirim pesan dengan bisnis Anda.

5. Pastikan Bisnis Tetap Terorganisasi dengan Baik
Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat menyibukkan bagi berbagai bisnis, terutama karena sebagian besar aktivitas perdagangan terkonsentrasi hanya dalam beberapa jam dalam sehari.

Potensi arus percakapan dari pelanggan baru, sangat penting untuk menjaga bisnis dan percakapan Anda agar tetap terorganisasi.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan Koleksi katalog untuk mengelompokkan dan mengatur produk Anda ke dalam kategori tertentu sehingga memudahkan pelanggan untuk menelusuri produk Anda.

Untuk melacak percakapan, tandai percakapan tertentu dengan deskripsi yang dapat disesuaikan untuk melacak hal-hal seperti pembayaran yang tertunda, pelanggan baru, dan lainnya. Label hanya dapat dilihat oleh Anda, bukan oleh pelanggan.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan dan volume percakapan, Anda dapat beralih dari aplikasi WhatsApp Business ke WhatsApp Business Platform yang lebih efektif untuk membantu Anda berinteraksi dengan konsumen dalam skala yang lebih luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *